Kraukk.com

728 x 90

my twitter

Follow g1g1kel1nc1 on Twitter

Jumat, 26 Februari 2016

Tuhan, aku minta pacar dong..

Tuhan, aku kirimkan permohonan ya..
Isinya aku memohon kirimkanlah aku kekasih yang baik hati yang mencintai aku apa adanya.
hehe.. Mirip lagunya penyanyi itu yaa...
Tapi bener loh Tuhan, seperti itu keinginan hati saya..

Saya mohon ya Tuhan, kekasih saya itu lelaki ganteng, kaya dan baik.
Jadi hidup saya nanti tidak mengalami kesusahan.
Oia juga punya kendaraan jadi bisa jemput saya kapan saja.

Kan, saya tidak perlu malu lagi dengan teman-teman saya
saya bisa pamerkan ke mereka kalau saya pun bisa seperti mereka.
Kami bisa jalan-jalan ke mall, makan dan senang-senang.
Dan aku tidak kesepian lagi..

Tolong ya Tuhan secepatnya, karena saya tidak tahan di ejek dan ditanya terus..
Amin..


=====


Dan setelah itu doanya terjawab. Tapi , bukan senang , setahun kemudian datang mengajukan permohonan doa lagi.

"Hiks.."
Tuhan, ini tidak adil!
Kenapa saya tidak bahagia?
Sekarang , saya sperti penjaga buat dia
Hidup saya tersiksa.
Saya tidak bisa tenang, karena sebentar - sebentar harus ngecek dia lagi di mana, sama siapa, ngapain aja..
Hiks..hikss.. Saya jadi gampang cemburuan
Bukan yang seperti ini Tuhan yang saya mau.
Saya maunya dia tuh juga bisa membalas perasaan saya..
Kalau begini dia tidak menghargai saya sebagai pasangannya.
Hiks..hiks.
Masa' saya yang selalu berinisiatif tetapi dia cuek saja dengan perasaan saya.
Trus makin nyebelin saya, dia juga duain saya Tuhan..hiks hiks..
Saya mau minta putus aja!

*Sang Maha Kuasa dan para malaikatNya hanya tersenyum.

Mungkin lewat hembusan sang bayu, suara merdu Sang Pemilik Kehidupan berkata : "Nak, mengapa engkau menyusahkan hatimu selalu? Tidak kah engkau melihat , Aku jauh lebih mengasihi-mu , Engkau berharga buat-Ku. Jangan lah lagi hatimu dipenuhi perkara yang sia-sia."

Sekilas tapi tak berbekas. Hilang , menguap di telan malam serta beban perkara yang berat yang entah sampai kapan.. Harus penuhi ambisi yang terpendam, dan seakan menjadi cita-cita : "Gue harus segera punya pacar!!"

*hanya ilustrasi aja, maaf kalau ada kesamaan hehe...
  bukan disengaja tapi emang fakta :P

Salam
Veronica Setiawati


Minggu, 21 Februari 2016

Puteri Idola - Mari Berbuat Kebaikan..

Menjadi seorang Puteri , tentu membawa perubahan tersendiri bagi seorang perempuan. Contohnya saja, ada keceriaan ketika salah satu kandidat Puteri Indonesia terpilih menjadi pemenang dan mendapat mahkota. Dalam sekejab kehidupannya menjadi pusat perhatian. Dalam satu jentikan jari hidupnya seperti selebritis dan sederet aturan yang akan dia jalankan.

Begitu juga dengan tokoh kartun yang diproduksi oleh Disney yaitu Sofia The First. Menariknya apa ya ? Mungkin itu yang ditanyakan karena itu kan film serial khusus anak-anak. Gue suka , ceritanya bagus, Sofia itu tokoh teladan bagi anak-anak untuk selalu berbuat kebaikan.

Menjadi seorang Puteri yang dalam semalam jadi terkenal karena ibunya menikah dengan seorang raja, bukan berarti hidup Puteri Sofia gampang di terima dan menerima dalam lingkungan barunya. Beberapa kali ia harus menerima di "plonco" oleh saudara tirinya, James dan dimusuhi oleh kembaran James yakni Amber. Tokoh Sofia ini juga bukan anak yang gampang menyerah pada suatu keadaan yang sulit.. Bahkan sang ayah pun dibuat kagum dengan apa yang telah diperbuatnya itu.

Gue suka dari serial tivi channel disney junior ini, adalah persahabatan Sofia ini dengan para hewan. Dia dapat berbicara kepada mereka dan menjadikan mereka sahabat. Saya jadi teringat dengan seorang Santo ( orang suci ) yang bernama Fransiskus Asisi. Beliau diberikan anugerah dapat berbahasa dengan para hewan.

Memang setiap Puteri yang di Disney adalah tokoh dewasa, kalau yang  gue ceritakan di sini adalah tokoh anak-anak. Tetapi uniknya setiap kali Puteri Sofia ini mengalami kesulitan , kalung ungu yang dia pakai selalu bersinar, ada Puteri Disney lain yang muncul. Tergantung cerita juga sih , ada puteri Aurora yang hadir ketika ia mencari ayahnya yang hilang di hutan saat salju. Ada Mulan yang hadir ketika menyelamatkan ayahnya dan James yang terjebak di gua penuh emas dan dijaga oleh seekor jaguar. Ada Puteri Jasmine yang datang menyelamatkan mereka dengan permadani ketika terjebak ke dalam jurang bersama saudara tirinya, Amber. Dan lainnya.

Yang menarik buat saya ketika pertama kalinya Sofia datang ke istana dan Amber membuat rencana jahat kepadanya. Puteri Cinderella datang menolong masalah di antara mereka. Bagaimana Puteri Cinderella membantu Sofia untuk membantu Amber dengan menjahit gaunnya dan berbaikan kembali.

Mereka bekerja sama menbolak balik mantra jahat penyihir istana yang telah membekukan seluruh istana yang sedang berpesta. Akhirnya usaha mereka berhasil , matera jahat itu berhasil di gagalkan dan Amber menyatakan permintaan maafnya karena perbuatannya sehingga mengacaukan semua. Kebaikan hati seorang Puteri Sofia digambarkan dengan sangat baik, menerima kembali saudaranya sebagai keluarganya juga.

Sukanya dari kartun ini, niat jahat itu bisa dikalahkan. Seperti misalnya niat jahat si penyihir yang ingin merebut kalung ungu yang diberikan sang raja, supaya dapat menguasai kerajaan. Tetapi karena kebaikan Sofia, penyihir itu malah dipuji oleh raja. Kemudian dilain cerita Sofia yang menjadi tawanan binatang buas karena ia telah mencuri buah apel yang akan dibuat kue pie. Uniknya karena binatang itu mencuri karena lapar. Lalu Sofia menceritakan keluarganya  dan akhirnya mereka berteman..

Persahabatan yang ditunjukan dari serial tivi musical ini, sangat di menonjol. Bagaimana masalah bisa terjadi dan penyelesaian dari masalah itu dengan cara yang sangat baik. Persahabatan dengan hewan , seperti ketika Clover sahabat kelincinya yang merasa ia telah ditinggalkan dan tidak diperdulikan lagi oleh Sofia karena kesibukannya. Clover pergi diam-diam dari istana dan bagaimana Sofia dengan sepenuh hati mencari Clover yang sudah menjadi kelinci pertujukan sulap. Sofia berusaha untuk meminta Clover di lepaskan dari pesulap jalanan tersebut. Kegigihannya Sofia berhasil membuat Clover kembali padanya. Mereka pun kembali bersahabat , mereka pun saling terbuka atas kesalahpahaman diantara mereka.

Sejujurnya, gue kangen juga sih cerita anak-anak dihidupkan kembali. Cerita yang murni dari jiwanya anak-anak. Kebaikan, persahabatan, jiwa yang mau menolong orang lain, berpikir baik kepada orang lain, sayang kepada saudaranya. Belajar bagaimana menceritakan apa yang dialami dan dirasakan anak kepada orangtua, seperti ketika Sofia merasa tidak mampu menjalani hidup sebagai puteri, atau ketika Sofia punya permasalahan dengan latihannya berkuda yang begitu membebaninya.

Nonton Sofia The First, gue merasa kembali menjadi kanak-kanak yang belajar untuk kebaikan.. Belajar kebaikan bukan hanya untuk anak-anak, orang-orang dewasa pun jaman sekarang ini pun wajib belajar untuk berbuat kebaikan. Tapi sayang kalau belajar kebaikan ini masa' harus melalui film, apa gunanya orang tua atau orang-orang dewasa di sekitarnya anak-anak itu? Apakah mereka tidak tau dan mengenal berbuat baik??
Janganlah lagi anak-anak menjadi korban ketidakbaikan , jangan lagi..

salam Puteri :)

veronica
..




 

Rabu, 17 Februari 2016

Jadi Wanita Mandiri

..Semangat..Berjumpa dengan saya teman...

Eh, gue rada sopan yaa.. ga pake "gue" lagi... Mungkin karena kebiasaan bicara ama orang-orang kantoran jadi bicaranya santun. Sebisa mungkin diplintir biar kedengarannya halus padahal kalau otak gue udah full pressed body alias udah di bawah tekanan , langsung konslet. Tapi , ini karena gue pingin akrab aja dengan para pembaca gue. Kan kita friend yaaaa preen...

Gue kan chatting ama temen lama, say hello , tanya kabar sampai tanya kapan mau reunian lagi. Gue ama temen gue, sebut aja Nana, sudah berjalan berapa tahun ya?? Kalau itungan tahun kadang otak gue ga inget. Kami bertemu sih waktu bekerja di tempat yang sama. Dia HRD sedangkan gue hanya pesuruh hehehe... Tapi pertemanan kami awet , karena apa ya? mungkin karena ga pernah bertemu hahaha..

Kabar terakhir dari hasil chatting , ternyata dia sedang memulai usaha kue. Hmm... Nana, menurut gue emang wanita mandiri dan pekerja keras. Gue kenal dia sebagai wanita perantau, asli Jember yang pemberani. Waktu pertama kalinya gue ajak dia ikuti satu komunitas jalan-jalan eeh dia malah ketemu jodohnya disitu , sedangkan gue seperti lagunya GIGI  "aku tetap saja ooowoo tetap sendiri".

Terakhir bertemu dia masih kerja, lokasinya deket rumah gue. Tapi, sayangnya dia hanya bertahan 3 bulan pas selesai masa training. Bukan karena dia malas atau mau mengundurkan diri, tetapi karena keputusan dari perusahaan tempat dia bekerja. Dia, Nana itu di"lempar" jauh ke Surabaya dan akhirnya ia terpaksa mengundurkan diri. Gue salutnya, dia tuh ibu bagi putrinya dan istri juga tetapi karena pekerjaan mereka terpaksa berpisah. Hmm... mungkin begini nasib para keluarga masa kini dalam menjalani hidup keluarga , demi menghidupi keluarga.

Dia terinspirasi juga dengan teman gue lainnya , sebut saja namanya Ida. Kalau ini juga masih jomblo kayak gue hihihi....

Ida ini juga membuat gue salut karena apa? Dia ini sekarang menjadi seorang usahawati. Gue sampai heran dan kagum dibuatnya. Dia mengundurkan diri dari perusahaan yang selama ini jadi tempat dia berkarya lalu memutuskan untuk memulai usaha secara total. Dia tuh hobby banget bikin kerajinan tangan dari kain perca, scarf atau kain panel gitu deh. Lalu menyewa kios kecil untuk usaha sembako. Sekarang juga seperti gue buka usah loket pembayaran hehe.. Keren banget deh temen gue ini.

Gue berkenalan pertama kali waktu perjalanan dalam satu komunitas jalan-jalan ke Perkampungan Adat Ciptagelar-Sukabumi. Gue ajak Nana dan kami bertemu serta kenalan dengan Ida di sana. Dan bersama Ida juga gue sering jalan-jalan, yang berkesan sih waktu ke Ciwidey dan ke Bogor. Gue sih banyak belajar dari Ida dan ternyata keberanian Ida untuk totalitas di usaha itu menjadi inspirasi Nana juga.

Sekarang sih belum tau kapan bisa ketemuan lagi dengan mereka. Bisanya cuma chatting tapi senang bisa saling kabar satu dengan lain. Nana selalu tanya, "Sudah berapa buku yang diterbitin?"

Gue aja sampai sekarang belum kesampaian nulis tentang dia seperti yang waktu itu pernah dia minta. Dikala itu gue sedang bertandang ke Jember, karena Nana sedang buka usaha Jamur dihalaman rumahnya. Nah gue lagi mau invest eeh tapi ga lama cuma sebentar aja hehe..


Kadang, kalau kerjaan ngga ngelimet gini mau deh ketemuan dengan mereka. Ngomong-ngomong yang bukan sekedar basa basi dan sepertinya kami belum terpikir lagi untuk jalan-jalan... Sekarang Nana di Bandung , sering kali dia tanya kapan bisa ke sana. Paling selama belum bertemu ini , gue bantuin dua teman gue ini promosiin usaha mereka sambil selipin juga usaha gue hehe,,

Seperti kata Nana.. Semangat jadi wanita mandiri! :))

salam,

veronica setiawati